Unit PIDEK Satreskrim Polrestabaes Surabaya Bongkar Penggelapan Mobil

Posted on 28 Februari 2020
Unit PIDEK Satreskrim Polrestabaes Surabaya Bongkar Penggelapan Mobil

SURABAYA - Unit Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya, berhasil mengungkap kasus komplotan penggelapan mobil rental. Komplotan pelaku yang terdiri dari 5 orang tersebut telah menggelapkan puluhan mobil yang mereka sewa dari berbagai daerah di Surabaya dan sekitarnya.

Dalam Konferensi Persnya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengungkapkan modus yang digunakan oleh para pelaku adalah dengan menyewa mobil dan kemudian menggadaikannya.

"Pelaku ini melakukan penggelapan barang berupa mobil berbagai merek dan tipe milik perorangan dengan modus menyewa mingguan maupun bulanan. Namun setelah menerima unit mobil, pelaku menggadaikan mobil itu kepada pihak lain. Mobil digadaikan di dua lokasi di Kota Surabaya dan Gresik." ungkap Kombes Pol Sandi.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, Kapolrestabes menyebutkan Polisi berhasil amankan sindikat pelaku penggelapan mobil dengan 4 tersangka. JUN, (35) warga Gresik Surabaya, FND, (41) warga Sidoarjo, NSR (50) warga Rungkut Surabaya, IWN (39) warga Sidoarjo dan ISM (30) yang masih menjadi DPO dan dalam pengejaran.

Dalam melakukan aksinya JUN dan ISM alias Putri mempunyai peran menawarkan kepada para korban dengan modus rental fiktif. Setelah menerima unit mobil langsung digadaikan kepada NSR alias GD dan IWN melalui perantara FND.

Sedikitnya terdapat 23 unit mobil dari berbagai jenis dan merk yang berhasil diamankan oleh Unit Tipidek. Baik dari penadah maupun orang yang menerima gadai.

"Menurut pengakuan tersangka, aksi mereka sudah berjalan selama 2 tahun kurang lebih. Mereka menggelapkan unit mobil dengan nominal rata-rata antara 20 juta hingga 50 juta tergantung dari kondisi kendaraan." ujar Kapolrestabes.

Terkait keterlibatan pihak lain, Polisi akan mendalami apakah terdapat kaitan antara pelaku ataupun penadah, dengan pihak dan jaringan di Kota lain.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengimbau agar masyarakat waspada jika merentalkan atau menyewakan mobil kepada orang lain yang tidak bertanggung jawab.

Atas perbuatannya, komplotan pelaku sudah ditahan, dan akan dijerat dengan Pasal 372 KUHP Jo. Pasal 55 avat 1 (e) KUHP dan atau Pasal 56 KUHP Jo. Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara.

Pada kesempatan tersebut Kapolrestabes juga mengembalikan salah satu barang bukti mobil yang telah teridentifikasi kepada pemiliknya.

"Terima kasih kepada jajaran Polrestabes Surabaya, yang telah menemukan mobil saya." Yustiana warga Lidah Kulon

Ketika dikonfirmasi mengenai kejadian yang menimpanya, Ibu Yustiana mengaku jika mobilnya disewa oleh tetangganya pada bulan November 2019 silam. Awalnya diberikan waktu 10 hari tapi mobil tidak kembali, hingga terakhir terpantau didaerah Sampang Madura.

"Untung saya pasang GPS, jika tidak saya tidak tahu lagi. Sekali lagi terima kasih untuk Bapak Polisi yang telah menemukan mobil saya." sambungnya

_PRINT

DPO

Total DPO: 169
sp2hp
Total SP2HP: 10817
promoter
_NOPROD