Berita Terbaru

Satreskrim Polrestabes Surabaya Tangkap Satu Dari Empat Pelaku Curanmor

Satreskrim Polrestabes Surabaya Tangkap Satu Dari Empat Pelaku Curanmor

2 Desember 2021

Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus salah satu anggota komplotan spesialis pencuri motor yang kerap meresahkan masyarakat kota pahlawan.

Pelaku yang berinisial TA, asal Jalan Tambak Gringsing Baru, Surabaya diamankan saat tertidur pulas di rumahnya sekita pukul 22.30 Wib, Senin (29/11/2021).

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana mengatakan dari catatan Kepolisian, pelaku ini sudah beberapa kali melakukan pencurian dibeberapa wilayah.

"Dari laporan korban yang kami kumpulkan dari Polsek jajaran dia pernah beraksi di wilayah Wonocolo, Wonokromo dan dua kali sebelum ditangkap dia mencuri di wilayah," ujar Mirzal Maulana, Kamis (2/12/2021).

Alumni Akpol tahun 2004 itu menjelaskan, setiap beraksi pelaku selalu berkelompok dengan cara mobile untuk mencari sasaran. Modusnya pelaku dengan cara merusak lubang kunci kendaraan yang posisi terparkir di rumah atau kos.

"Setelah sudah menemukan sasaran, pelaku langsung merusak rumah munci kendaraan dengan kunci model T lalu membawanya kabur," jelas Mirzal.

Mirzal berjanji akan menangkap tiga pelaku lain yang saat masih di tetapkan menjadi DPO.

"Tiga lainnya kita nyatakan DPO, mereka inisial YN, FIR, BN dalam pengejaran," tambah Kompol Murzal.

Dia menambahkan penangkapan pelaku itu setelah pihaknya mendapat laporan maraknya pencurian motor di Surabaya dalam kurun waktu satu bulan.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya dipimpin oleh Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP Agung Kurnia Putra, dan kasubnit Jatanras IPDA Acmad Fadhil melakukan penyelidikan.

Tim Unit Jatanras mendatangi TKP, termasuk menganalisa video rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi, hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

"Tim bergerak menuju ke daerah rumah pelaku dan melakukan penangkapan terhadap pelaku," tandasnya.

Selain berhasil mengamankan salah satu pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit motor Honda Scopy, dan 1 mata kunci T.

Arena Judi Burung Merpati di kawasan Makam Rangkah, Surabaya Digerebek Polisi

Arena Judi Burung Merpati di kawasan Makam Rangkah, Surabaya Digerebek Polisi

5 November 2021

SURABAYA - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama jajaran samping melakukan penggrebekan judi balap merpati di kawasan Makam Rangkah Surabaya dan Rel Sidotopo Surabaya, pada Kamis (4/11/2021).

 

Hal itu dilakukan sesuai komitmen Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan yang akan terus memberantas penyakit masyarakat seperti perjudian.

Pasca penertiban di wilayah Ploso dan Karanggayam Surabaya, kali ini polisi melakukan penertiban di kawasan Makam Rangkah Surabaya dan Rel Sidotopo Surabaya.

 

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana mengatakan, banyak aduan warga masyarakat jika tempat tersebut kerap digunakan untuk ajang perjudian.

 

"Hal tersebut adalah bentuk komitmen kepolisian dalam menertibkan dan memberantas perjudian," ujar Mirzal, Kamis (5/11/2021).

Mirzal menyebut, ada sekitar tujuh bekupon atau rumah merpati yang dirobohkan, dibongkar dan dimusnahkan di tempat oleh pihak kepolisian dan jajaran samping.

Selain meresahkan, kawasan rel Sidotopo juga berbahaya bagi masyarakat yang nekat melakukan aktivitas perjudian balap merpati.

"Kawasan rel kereta api harusnya steril dari aktifitas masyarakat. Sebab laju kereta api bisa membahayakan bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut. Apalagi tujuannya untuk judi merpati misalnya," terang Mirzal.

Dua Orang Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor di Amankan Unit Jatanras

Dua Orang Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor di Amankan Unit Jatanras

4 November 2021

SURABAYA - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua orang residivis pencurian kendaraan bermotor, pada Jumat (30/10/2021), sekitar pukul 22.00 Wib.

Kedua pelaku tersebut adalah BPS (50), warga Jalan Petukangan, Surabaya dan ED (46), warga Jalan Indrapura Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana menjelaskan, kedua pelaku tersebut merupakan residivis yang pernah ditahan di Surabaya dan di Pati, Jawa Tengah.

"Kedua pelaku ini merupakan residivis, BPS pernah ditahan di Pati dengan kasus Curanmor. Sedangkan ED pernah ditangkap Polsek Tambaksari Surabaya dengan kasus penjambretan," ujar Mirzal, Kamis (4/10/2021).

Mirzal menambahkan, dari hasil interogasi, pelaku sudah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di dua tempat yang berbeda.

"Pelaku sudah melakukan aksinya di dua tempat, pertama di Jalan Satelit, yang kedua di depan pintu gerbang ISP Kupang Jaya," terangnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun.

ART Ini Gondol Rp 1 Miliar Harta Majikan

ART Ini Gondol Rp 1 Miliar Harta Majikan

3 November 2021

SURABAYA - Seorang wanita muda yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) berinisal LH alias A, harus berurusan dengan polisi, lantaran kerap mencuri barang berharga milik majikannya.

Pelaku yang diringkus oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, ditemukan berada di tempat persembunyiannya di Bandung, Jawa Barat

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana mengatakan, bahwa pelaku sudah melancarkan aksinya sebanyak empat TKP di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Pelaku menggunakan modus menjadi ART di rumah korban. Berdasarkan catatan kami, pelaku sudah empat kali melakukan pencurian di rumah majikannya.” Tutur Mirzal, Rabu (3/11/2021).

Modus pelaku dalam menjalankan aksinya, yakni dengan berpura-pura menjadi Asisten Rumah Tangga (ART). Ia memanfaatkan situasi rumah korban atau majikanya yang sedang kosong untuk menggasak barang berharga seperti uang tunai, dan perhiasan korban.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 buah pakaian warna merah sesuai Cctv, 8 KTP palsu berbagai nama, serta 5 buah handphone.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam di ruang tahanan Polrestabes Surabaya dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, serta terancam hukuman pidana selama tujuh tahun kurungan penjara.

Satreskrim Polrestabes Surabaya Grebek Judi Burung Merpati

Satreskrim Polrestabes Surabaya Grebek Judi Burung Merpati

20 Oktober 2021

Puluhan personel gabungan dari Satreskrim dan Sat Samapta Polrestabes Surabaya, Rabu (20/10/2021) pukul 14.30 WIB. Melakukan penggrebekan lokasi perjudian burung merpati di Kawasan Tambaksari Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirza Maulana membenarkan jika petugas gabungan Polrestabes Surabaya melakukan melakukan penindakan dan penggerebekan lokasi dugaan judi burung merpati di Jalan Karang Empat, Tambaksari Surabaya.

"Setelah dilakukan penindakan, di lokasi tempat dugaan judi burung dara ditemukan dalam keadaan kosong tidak ada aktifitas perjudian burung merpati dan hanya terdapat kandang-kandang dan burung," jelas Kompol Mirzal,sore tadi.

Kompol Mirzal menambahkan, tidak didapatkannya aktifitas dugaan judi burung merpati, Tim kemudian melakukan komunikasi dan koordinasi dengan perangkat desa setempat termasuk ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat.

"Kami memberikan himbauan kepada warga untuk segera melaporkan kepada Polrestabes Surabaya bila ada kegiatan perjudian burung merpati, dan juga menekankan untuk tetap menjaga prokes dengan tetap memakai masker dan menghindari kerumunan," tambah Mirzal.

Sebelumnya, Arena tempat judi burung merpati (Dara) Ploso Bogen tepatnya di Jalan Karang Asem Surabaya, diobrak-abrik oleh Polisi dari Polsek Tambaksari, Kamis (07/10/2021), lalu.

Penggrebekan serta pembongkaran arena judi burung merpati yang sudah lama berlangsung itu dilakukan karena banyaknya keluhan warga setempat yang mengetahui lokasi perjudian.

Sebelum kegiatannya penjudian tersebut ditertibkan, pihaknya aparat kepolisian sudah beberapa kali memberi himbauan hingga teguran, namun tidak dihiraukan oleh para pelaku judi burung merpati.

Karena merasa wilayahnya dijadikan ajang perjuadian, pihak Kepolisian Polsek Tambaksari akhirnya bergerak ke lokasi dan melakukan tindakan. Pegupon rumah burung merpati diturunkan lalu dibakar agar tidak dipergunakan lagi.

Satreskrim Polrestabes Surabaya Lakukan Patroli Malam Roda Dua

Satreskrim Polrestabes Surabaya Lakukan Patroli Malam Roda Dua

8 Oktober 2021

SURABAYA - Pemerintah memberikan kelonggaran dalam aktifitas masyarakat setelah membaiknya tingkat kesehatan masyarakat dalam situasi pendemi ini. hal ini ditandai dengan peningkatan kegiatan di sektor ekonomi dan berbanding lurus dengan bertambahnya tingkat kriminalitas di Surabaya.

 


Guna mengantisipasi tingkat kriminalitas di kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya memberikan kebijakan dan strategi penanganan guna menekan aksi kejahatan seperti kejahatan 3C, yaitu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beberapa waktu lalu beberapa pelaku yang beraksi di Kota Surabaya telah ditangkap oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.

 

menindaklanjuti perintah tersebut, Satreskrim Polrestabes Surabaya melaksanakan patroli kendaraan roda 2 ( Dua ) di Malam hari. Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Surabaya, ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, Jumat (8/10/2021), usai melakukan giat patroli.

Apel patroli malam menggunakan Roda 2 ( Dua ) dipimpin langsung oleh Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Agung Kurnia Putra di depan gedung Anindita Satreskrim Polrestabes Surabaya. Patroli ini dilakukan oleh seluruh anggota Satreskrim secara bergantian dan terjadwal.

Kompol Mirzal juga menambahkan, selain antisipasi kriminalitas, kegiatan ini juga melatih kesigapan dan kecepatan team Opsnal Satreskrim Polrestabes Surabaya dalam menangkap pelaku tindak kejahatan.
"Jadi team Opsnal Satreskrim Polrestabes Surabaya harus benar - benar sigap dan cepat dalam menangani dan menangkap pelaku kejahatan," terangnya.

DUA ORANG RESIDIVIS PEMBOBOL RUKO DI AMANKAN UNIT JATANRAS

DUA ORANG RESIDIVIS PEMBOBOL RUKO DI AMANKAN UNIT JATANRAS

1 Oktober 2021

SURABAYA - Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua orang residivis pembobol rumah toko (Ruko). Kedua pelaku tersebut adalah PT (31), asal Bangkalan, madura dan SA (26), warga Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana menjelaskan, pengungkapan kasus ini setelah pihaknya mendapat laporan dari korban selalu pemilik Ruko.

 


Setelah mendapat keterangan sejumlah saksi serta mengantongi foto wajah pelaku dari rekaman CCTV, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap di dua tempat yang berbeda.

 

“Dua pelaku kami tangkap pada tanggal 29 dan 30 September 2021. Sekitar pukul 16.00 dan 05.30 WIB. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda, di Jalan Sawangan Wetan, Kabupaten Banyumas dan Jalan Grogol Kalimir Surabaya,” ujar Kompol Mirzal, Jumat (1/10/2021).

Petugas juga terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki pelaku. Karena pada saat ditangkap, pelaku berusaha melawan.

Kedua pelaku yang merupakan residivis ini melakukan pembobolan di Ruko, Jalan Raya Jemursari No.101 C Surabaya, pada Jumat 9 Juli 2021 lalu. Mereka berhasil membawa kabur uang senilai Rp120 juta dan 3 buah handphone.

“Uang dari hasil kejahatan sudah terpakai untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk barang bukti yang diamankan diantaranya 1 unit sepeda motor metic warna hitam milik pelaku, HP dan rekaman kamera CCTV,” imbuhnya.

“Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Maka kami terpaksa ambil tindakan tegas secara terukur (ditembak) di bagian kaki,” ujar Kompol Mirzal.

Sementara itu, Kanit Jatanras AKP Agung Kurnia Putra menambahkan, Ruko yang dijadikan sasaran tersebut dalam keadaan tutup. Pelaku PT masuk ke dalam ruko dengan cara merusak kunci gembok. Sedangkan pelaku SA sebagai joki ini menunggu di sekitar ruko sambil mengawasi keadaan.

Setelah berhasil, pelaku PT menelfon pelaku SA untuk menjemputnya di depan ruko. Lalu kedua pelaku langsung melarikan diri dengan membawa barang jarahan.

“Dua pelakunya merupakan residivis dan salah satunya baru saja bebas dalam progam asimilasi,” terang Agung.

Tersangka PT adalah residivis bobol rumah, pernah di tahan di Polrestabes Surabaya pada tahun 2019 dan dihukum selama 17 bulan, dia lalu menjalani asimilasi pada tahun 2021.

Sementara, tersangka SA adalah residivis Curanmor, pernah ditahan Polsek Kenjeran pada tahun 2014 dan dihukum selama 12 bulan.

Dalam kasus ini, perbuatan pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara.

Curi Kamera, NA Asal Lombok Tengah Diamankan Polisi

Curi Kamera, NA Asal Lombok Tengah Diamankan Polisi

19 Agustus 2021

Opsnal Unit Jatanras Polrestabes Surabaya mengamankan seorang mahasiswa yang melakukan penipuan dengan modus pekerjaan menjadi asisten fotografer. Pelaku adalah NA, 26, mahasiswa asal Lombok.

Menurut Kanit Jatanras, AKP Agung Kurnia Putra, penangkapan NA berawal dari laporan Rizky Bagus, 21 bersama Hendra Wijaya, 34. Bagus merupakan pria asal Bojonegoro yang tinggal di Wonokusumo Surabaya.

Keduanya ditawari menjadi asisten fotografer acara pre wedding.

"Awalnya pelaku menjanjikan akan menjadikan korban sebagai asisten fotografer acara pre wedding," papar Agung pada Kamis (19/8).

"Dengan cara korban harus menyediakan kamera beserta kelengkapannya," imbuhnya.

Korban menyanggupi permintaan pelaku. Kemudian keduanya bertemu di taman pelangi Surabaya.

Setelah terjadi kesepakatan, kemudian pelaku membawa kamera dengan alasan akan mengambil gambar di sekitar taman.

"Kamera itu disewa korban di salah satu tempat penyewaan kamera. Selanjutnya pelaku meminta korban untuk menjemput rekan pelaku di Perumahan Darmo. Pelaku berjanji aman menunggu di Taman Pelangi," bebernya.

Korban kemudian tancap gas menjemput rekan pelaku dengan meninggalkan kamera beserta kelengkapannya. Namun teman atau rekan pelaku yang harusnya ditemui di Perumahan Darmo tidak ada.

"Saat korban mendatangi Taman Pelangi, pelaku tidak ada," terangnya.

Dari laporan, Tim Opsnal Jatanras melakukan serangkaian penyelidikan TKP penipuan di Taman Pelangi Jl. Ahmad Yani Surabaya. Saksi di sekitar TKP kemudian dimintai keterangan.

Petunjuk akhirnya didapatkan dan mengarah ke data diri dan identitas pelaku.

"Selanjutnya tim opsnal jatanras berangkat ke kota Malang untuk melakukan penangkapan di jalan Guntur Malang," bebernya.

Atas kejadian itu, korban mendapatkan kerugian materiil sebesar 150 juta rupiah dari 2 set kamera dan kelengkapannya.

Beberapa barang bukti yang diamankan sesuai hasil kejahatan adalah 1(satu) body fujifilm X-T4 (black) (SN No. 0AQ00603), 1 (satu) lansa fujinon 23 mm/XF23mmF2 R WR(silver) (SN No.8CB07605).

Lalu 1(satu) tripod manfrotto beffree hasil kejahatan, 1(satu) monitor feelworld + batre NPF 970 hasil kejahatan, 1(satu) kabel HDMI chromo hasil kejahatan.

Kemudian 1(satu) Aputure MC RGB (x2 unit) (SN No.6EP13W03581/6EP13E03600), 1 (satu) godox M1 RGB (x2 unit) hasil kejahatan, 1(satu) smallrig fujifilm X-T4, cage rig + top handle hasil kejahatan.

Kemudian 1(satu) SD card sandisk extreme 64 GB hasil kejahatan, 1(satu) lensa sony 50mm GM(SN No.1809784), 1(satu) lensa sony 70-200mm GM:N/A, 1(satu) tamron 28-75mm (SN No.9041219).

Lalu 1(satu) SSD samsung T5 1TB (SN No.S50ZNV0M400181), 1(satu) tripod manfrotto beffree GTX PRO (SN No.SDF0A6632714), m 1(satu) jaket warna biru tua sesuai rekaman CCTV.

Atas kejahatan itu, AN dijerat pasal 378 KUHP dan terancam hukuman penjara selama 4 tahun.

Berkenalan di Medsos Warga Kota Pasuruan Jadi Korban Pencurian

Berkenalan di Medsos Warga Kota Pasuruan Jadi Korban Pencurian

31 Juli 2021

Surabaya – Kembali lagi terjadi akibat kenal di Sosial Media Facebook seorang pria asal Kota Pasuruan bernama Moh. Thohal Arrobi Al Faridzi, menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di daerah Pakal, Surabaya.

Pada awalnya, pelaku dan korban kenalan di Facebook, dalam melancarkan aksinya pelaku berinisial NF (28) kelahiran Kendal mengajak korban ke rumah kostnya didaerah Pakal. Setelah itu, pelaku menyuruh korban mandi, akan tetapi dibalik semua itu ada niatan buruk untuk merampas barang-barang milik korban.

Hal itu diketahui, setelah selesai mandi korban melihat barang-barang miliknya seperti, motor , HP dan dompet sudah tidak ada. Kemudian atas kejadian tersebut korban langsung lapor ke Polisi.

Berdasarkan adanya laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pakal bersama Tim Opsnal Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di tempat kejadian dan dari hasil olah TKP petugas berhasil mendapatkan sebuah petunjuk, bahwa pelaku melarikandiri ke Kendal Jawa Tengah. Kemudian petugas melakukan pengejaran sehingga yang bersangkutan berhasil diamankan di daerah Kaliwungu Kendal Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian P, S.I.K., M.H., membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku tersebut yang terjadi pada hari Rabu tanggal 24 Juli 2021 yang lalu itu.

“Iya benar kami menangkapan pelaku pencurian bermotor dan beberapa barang bukti berhasil kami sita,” ucapnya, Sabtu (31/07/2021).

Adapun barang bukti sementara yang berhasil disita petugas berupa sebuah HP Vivo y30 warna hitam (hasil kejahatan), sebuah HP redmi note 8 Warna biru (milik pelaku), uang tunai sebesar Rp. 230.000, SIM C atas nama Moh Thohal Arrobi Alfaridzi dan 2 KTP milik korban di TKP Pakal dan Jember.

“Untuk sementara terhadap perbuatan pelaku dapat dijerat dengan Pasal 362 KUHP, dan saat ini terhadap pelaku sedang kami dalami kasusnya,” tandas Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian P, S.I.K., M.H.

DPO

Total DPO: 169
sp2hp
Total SP2HP: 11769
promoter
_NOPROD