Berita Terbaru

Berhasil Bongkar Prostitusi Online, Seorang Muncikari Diamankan Polisi

Berhasil Bongkar Prostitusi Online, Seorang Muncikari Diamankan Polisi

16 Februari 2021

Surabaya – Prostitusi online di Surabaya berhasil dibongkar oleh Polisi. Seorang muncikari berusia 18 tahun berhasil diringkus Polisi di Apartemen Menara Rungkut, Rungkut Menanggal, Surabaya pada 8 Februari 2021.

Tersangka berinisial NS, korban PHK dari perusahaannya ia bekerja karena terdampak pandemi Covid-19 mencari tambahan penghasilan, dengan membuka grup facebook bernama Pasar Baru Lendir Online Surabaya.

Dari hasil penjualan tersangka, korban Berinisial AAI berumur 14 tahun warga Sidoarjo, mendapt imbalan Rp 350.000. Sedangkan tersangka mendapat keuntungan Rp 150.000. Polisi berhasil meringkus tersangka pada 7 Februari 2021 pukul 19.00 WIB dengan membawa barang bukti berupa sebuah handphone merk Samsung dan uang tunai senilai Rp 650.000

Saat ini tersangka telah diamankan dan dibawa ke Rutan Polrestabes Surabaya. Dan dijerat dengan perkara tindak pidana memperdagangkan anak dan atau melakukan eksploitasi ekonomi/seksual anak sesuai dengan pasal 2 Jo 17 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang PTTPO dan atau pasal 88 Jo 76I UU No. 33 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Gerak Cepat Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Bekuk Pelaku Jambret

Gerak Cepat Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Bekuk Pelaku Jambret

8 Februari 2021

Surabaya – Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku jambret di Jalan Dukuh Kupang, Jum’at (29/1/2021) lalu. Pelaku berhasil ditangkap petugas di Jalan Pakis Gunung, Jum’at (5/2/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Menindak lanjuti terkait berita penjambretan dan laporan polisi oleh seorang wanita yang menjadi korban bernama Sri Wulandari (23). Petugas Unit Jatanras Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. “Kami langsung melakukan penyelidikan, memburu pelaku, dan berhasil menangkapnya,” ujar Kanit Jatanras, Iptu Agung Kurniawan. ( Senin, 8/2/2021)

Iptu Agung Kurniawan juga menjelaskan kronologisnya, bahwa pelaku berinisial JLR (19) sebelum melakukan aksinya, sudah melakukan survey di sekitar kawasan Dukuh Kupang Barat mengendarai sepeda motor. “Pelaku melihat korban sendirian mengendarai sepeda motor sambil memainkan handphonenya. Setelah itu pelaku membuntuti sampai di depan Klinik Dokter Gigi langsung menarik handphone korban,” jelasnya.

Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala, luka gores di beberapa bagian tubuhnya, dan mendapat beberapa jahitan akibat berusaha mengejar pelaku yang kemudian korban ditendan hingga tersungkur di pinggir jalan. Saat ini, korban sedang dalam proses pemulihan.

Kanit Jatanras juga mengimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. “Terutama bagi seorang wanita yang mengendarai sepeda motor sendirian di malam hari untuk tidak memainkan handphonenya. Karena berbahaya bagi keselamatan dan juga mengundang kejahatan,”tegasnya.

Jaga Keamanan, Ratusan Personil Crime Hunter  Reserse Ikuti Apel Gabungan

Jaga Keamanan, Ratusan Personil Crime Hunter Reserse Ikuti Apel Gabungan

31 Januari 2021

Surabaya - Apel gabungan yang digelar oleh Polrestabes Surabaya di beberapa wiayah Surabaya yang diikuti ratusan personil Crime Hunter dan Crime Reserse dari jajaran seluruh Polsek dan Polres yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya bertujuan untuk berbagi informasi dan menjaga keamanan kota surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, Apel gabungan yang sengaja digelar pada malam hari ini bertujuan untuk saling berbagi informasi tentang kemungkinan adanya kejadian atau peristiwa tindak kejahatan yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Apel gabungan ini diikuti sebanyak 150 personel dari jajaran anggota polsek dengan anggota Polrestabes Surabaya,” Katanya. Sabtu (30/01/2021) mala hari.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Apel gabungan yang ikuti sebanyak 150 personil Crime Hunter dan Crime Reserse mulai dari jajaran anggota Polsek dan Polres ini bertujan saling berbagi informasi tentang kejadian atau peristiwa serta ikut  menjaga keamanan kota surabaya, Selain itu juga menyambung silaturahim dengan personil yang lain.

“Inilah seluruh personil yang benar benar mengawal dan menjaga keamanan kota surabaya baik siang dan malam yang ada diwilayah hukum Polrestabes surabaya,” Jelas AKBP Oki Ahadian saat memimpin langsung Apel Gabungan.

Pelaku Curanmor Berhasil Dilumpuhkan Jatanras Polrestabes Surabaya

Pelaku Curanmor Berhasil Dilumpuhkan Jatanras Polrestabes Surabaya

5 Januari 2021

Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku pencurian motor di Kawasan Jembatan Suramadu dan di Desa Jedih, Kabupaten Madura.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial Y (23), J (31), MH (33) merupakan residivis, dan A yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiga tersangka tersebut merupakan warga Bangkalan, Madura.

Keempat tersangka tersebut, diketahui berhasil mencuri, pada Minggu, 29 November 2020 pukul 03.30 WIB, Rabu, 2 Desember 2020 pukul 03.30 WIB, dan Rabu, 16 Desember 2020 pukul 01.00 WIB, dengan menjebol pagar rumah warga dan mencongkel kunci motor.

Barang bukti yang disita berupa dua unit sepeda motor hasil curian, satu unit sepeda motor sebagai sarana, empat buah handphone, dan satu kunci T.

Saat ini tersangka tersebut dalam proses penyidikan lebih lanjut dan diduga dijerat dengan pasal 363 KUHP.

Hendak Tawuran, Pemuda Bawa Pedang di Surabaya Ditangkap Polisi

Hendak Tawuran, Pemuda Bawa Pedang di Surabaya Ditangkap Polisi

4 Januari 2021

Surabaya - Unit Jatanras Polrestabes Surabaya melanjutkan patroli yustisi saat pandemi Covid-19. Pada Sabtu (2/1/2021) dini hari, 3 orang pemuda yang diduga hendak tawuran terpaksa diamankan petugas.

Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya  Iptu Agung Kurnia mengatakan, tiga pemuda ini diamankan saat menunjukan gelagat mencurigakan segerombolan kelompok bersepeda dengan berboncengan konvoi sambil mengibaskan sajam jenis clurit, jl. Darmokali - Dinoyo. Ketiganya kemudian langsung dimintai keterangan dan digeledah di lokasi.

“Dari Penggeledahan ke tiga pelaku kami berhasil mengamankan sebuah senjata tajam jenis celurit, Satu Bilah Pisau Lipat tersangka,” kata Iptu Agung, Sabtu (02/01/2021) malam.

Ketiganya kemudian langsung digelandang ke Polrestabes Surabaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Mereka adalah RS 15, FR 14 dan PH 16.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahardian meminta kepada masyarakat agar mentaati aturan pemerintah selama pandemi Covid-19. Hal itu penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

“Kami bersama jajaran akan terus melakukan patroli di jam rawan kamtibmas guna meminimalisir angka kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” tandasnya.

 

Polisi Bekuk Gangster di Surabaya yang Bacok Warga

Polisi Bekuk Gangster di Surabaya yang Bacok Warga

28 Desember 2020

Surabaya - Enam pelaku pembacokan dibekuk apparat kepolisian di rumah para tersangka, Minggu (27/12/2020). Ke enam pelaku itu masing-masing berinisial NF (16), FT (16), FI (16), DS (16), DG (17) dan GI (18) yang merupakan anggota gangster all best 292.

"Kejadiannya Minggu (27/12/2020) pagi, pukul 12.45 WIB," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Oki Ahadian melalui Kanit Resmob Iptu Arief Rizky di hubungi, Minggu (27/12/2020) malam.

Dia mengatakan, awalnya pukul 3.30 WIB pelaku keliling kota Surabaya mencari sasaran terhadap orang yang dianggap musuh mereka dan setiba di Jl. Manyar Surabaya bertemulah dengan korban yang saat itu sedang menembel ban motor di pinggir jalan, tidak lama kemudian para pelaku GANKSTER ALL BEST 292 memukul dan membacok kedua korban beramai ramai.

"Dari bentrokan ini, ada satu orang mengalami luka - luka," tambah Iptu Arif.

 

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 2 (dua) Buah Handphone, 3 (tiga) bilah Senjata Tajam, 2 (dua) jaket jumper serta 2 (dua) motor jenis vario dan honda beat warna merah sarana pelaku.

Akibat perbuatannya, enam pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang melakukan kekerasan di tempat umum menggunakan senjata tajam. "Mereka diberikan hukuman maksimal sembilan tahun kurungan penjara," ujar Iptu Arif.

Sementara satu pelaku yang masih di bawah umur, lanjutnya, akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. "Sedangkan untuk usia yang masih 16 tahun, kami tetap menggunakan prosedur, akan didampingi oleh Bapas (Badan Pemasyarakatan)," tutupnya.

Satgas Pangan dan Disperindag Kota Surabaya Sidak Pasar Jelang Tahun Baru

28 Desember 2020

Surabaya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dsiperindag) melakukan sidak pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok di Kota Surabaya. Senin (28/12/2020).

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penimbunan bahan pokok dan mengendalikan harga menjelang Tahun Baru. Barang yang teridentifikasi adanya trend kenaikan di pasar Wonokromo dan Tambakrejo adalah telor, bawang, ayam, dan cabai.

Diketahui dari beberapa pedagang, harga yang mereka jual karena mendapatkan harga yang tinggi juga dari agen. Maka Tim Satgas mendatangi langsung agen distributor untuk memberikan edaran dan imbauan terkait harga pangan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah baik itu HET maupun HPP.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Tim Satgas berharap masyarakat merasa bahwa hal ini juga menjadi fokus Pemerintah untuk mencoba mengendalikan harga, sehingga tidak terjadinya inflasi.

Polisi Tembak Jambret yang Buat Korban Jatuh Terluka Parah di Surabaya

Polisi Tembak Jambret yang Buat Korban Jatuh Terluka Parah di Surabaya

21 Desember 2020

Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang penjahat jalanan atau jambret yang sudah berulang kali beraksi di sejumlah wilayah di Surabaya. Polisi pun terpaksa menembak kedua kaki pelaku yang dikenal sadis tak ragu membuat korbannya terluka ini.

"Ya, kami berhasil menangkap terhadap tersangka DI yang diduga melakukan tindak pidana Curas yaitu penjambretan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol OKI AHADIAN sambungan telepon Senin (21/12/2020).

Tersangka bernama DI (25) ini merupakan warga tambak asri, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Tersangka dibekuk tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di tempat persembunyiannya.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata tersangka tidak hanya melakukan penjambretan di wilayah Jl Tidar saja. Namun dia juga beraksi di Jl. Demak dan Jl Kalianak, Suabaya" Ujar Kasat Reskrim.

"Salah seorang korban dari aksi tersangka yakni MA, ibu rumah tangga warga Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Peristiwa itu terjadi di jalan Tidar, pada Jumat, 18 Desember 2020 malam.

Saat itu korban yang sedang mengendarai sepeda motor matik melaju dari arah Utara menuju Tegalasri. Sesampainya di TKP, tiba-tiba korban dipepet oleh tersangka yang mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Selanjutnya, tersangka langsung menarik tas korban. Korban dan anak korban akhirnya terjatuh dan anak korban mengalami luka-luka harus di rawat di Rumah Sakit. Setelah berhasil merebut tas korban, tersangka langsung kabur. Atas kejadian itu korban kemudian melapor ke Polrestabes Surabaya.

Unit Reskrim Polsek Sawahan Rikus Pelaku Jambret

Unit Reskrim Polsek Sawahan Rikus Pelaku Jambret

17 Desember 2020

Surabaya - Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Sawahan, Polrestabes Surabaya, berhasil meringkus dua pemuda yang melakukan tindak pidana pencurian (Jambret) di Jalan Kranggan, Kecamatan Sawahan Surabaya.

Kedua tersanga tersebut diketahui yakni, pertama berinisial SD (29) tahun, beralamat Jalan Dupak Pasar Baru, dan yang kedua berinisial MDT (18) tahun, beralamat Kedung Watu Raya Dsn Kedung Sumber, Kecamatan Balong Panggang, Kabupaten Gresik.

Menurut Kanit Rekrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto, berawal kedua tersangka berkeliling atau secara mobile, untuk mencari sasaran tergetnya, setelah kedua tersangka sampai di Jalan Kranggan Surabaya melihat korban yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, kedua tersangka memepet korban dan langsung menarik paksa tas korban oleh orang yang tidak dikenal. Setelah, kedua tersangka berhasil mengambil tas korban langsung melarikan diri.” kata Kanit Reskrim, Iptu Ristitanto, Senin (14/12/2020).Lalu, Korban sontak kaget bahwa tas miliknya di tarik oleh kedua pemuda yang tidak dikenalnya, Pada saat itu korban langsung mengejarnya dan meneriaki “MALING – MALING” dengan keras.

“Mendengar teriakan korban kedua tersangka bingung dan menabrak pengendara yang melintas di TKP, Kemudian kedua tersangka berhasil di amankan oleh korban dan dibantu oleh warga yang deket lokasi.” imbuh Iptu Risti.
Melihat kedua pelaku, warga sontak dan geram, langsung menghajarnya hingga babak belur digeprek dan pada saat itu kebetulan ada anggota kami yang dekat dengan lokasi, Anggota langsung mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti dari amukan massa yang semakin banyak.
Ditambahkannya, kedua tersangka mengakui perbuatannya, dan ia mengaku hanya baru kali ini melakukan pencurian (Jambret).” tutur Iptu Ristitanto, saat menirukan pembicaraan tersangka.

DPO

Total DPO: 169
sp2hp
Total SP2HP: 11405
promoter
_NOPROD