Berita Terbaru

Satreskrim Polrestabes Surabaya Ungkap Peredaran Dolar Pecahan 100US$ Palsu Sebanyak 15.000 Lembar

Satreskrim Polrestabes Surabaya Ungkap Peredaran Dolar Pecahan 100US$ Palsu Sebanyak 15.000 Lembar

8 Maret 2021

Surabaya – Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap jaringan peredaran uang palsu pecahan 100 dolar Amerika Serikat dari seorang saksi warga Surabaya pada Senin (8/4/2021) di halaman Mapolrestabes Surabaya.

Sebanyak 15.000 lembar pecahan 100 US$ atau setara dengan 21 milyar telah diamankan. Hasil labfor membuktikan bahwa uang tersebut palsu. “Bisa dikatakan palsu karena bentuknya tidak presisi, dan sudah dibuktikan dari hasil labfor,”jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purwono.

“Uang palsunya hampir menyerupai dengan yang asli, karena jika dilihat sesekali dari bentuk dan ukuran sudah menyerupai yang asli. Namun ada beberapa yang kurang sempurna seperti tanda air, dan nomor seri. Karena dolar nomor serinya tercatat, setelah di cek tidak ada,”ungkap Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, S.H., S.I.K., M.H.

Tersangka berjumlah dua orang, berinisial IWW (42) warga Kota Denpasar dan SMJ (56) warga Kabupaten Bangli. Menurut penjelasan dari Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, uang dolar palsu tersebut berhasil diungkap kepalsuannya ketika korban menyerahkan uang tersebut ke Bank. “Menurut pengakuan dari yang bersangkutan, uang ini tadinya akan dimasukkan di bank setelah diberikan oleh kedua tersangka tersebut untuk ditukar dengan surat berharga. Untuk lebih jelasnya kami kurang tahu, karena sebelumnya sudah kami amankan terlebih dahulu,” jelasnya.

Jaga Kesehatan Satreskrim Polrestabes Surabaya Lakukan Lari Pagi dan Jalani Tes Urine

Jaga Kesehatan Satreskrim Polrestabes Surabaya Lakukan Lari Pagi dan Jalani Tes Urine

6 Maret 2021

Surabaya – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya melaksanakan olahraga bersama guna menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Setelah olahraga bersama, seluruh anggota menjalani tes urin di Gedung Bhara Daksa, Polrestabes Surabaya.

Kegiatan lari pagi yang diikuti oleh 135 anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya bertujuan menjaga daya tahan tubuh ditengah pandemi Covid-19 dan meningkatkan kekompakan anggota, “kegiatan olahraga bersama ini selain tujuannya untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh ditengah pandemi Covid-19 juga untuk meningkatkan kekompakan anggota. Karena jika anggota sehat, pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Polri untuk mengayom, melayani, menegakkan hukum kepada masyarakat pun akan maksimal dan sesuai dengan presisi Kapolri,”ucap Wakasatreskrim Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, S.H., S.I.K., M.Si. Kamis (6/4/2021)

Setelah lari pagi bersama, seluruh personel Satreskrim Polrestabes Surabaya termasuk semua Kanit menjalani tes urine untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat penegak hukum. “Hasilnya seluruh anggota alhamdulillah dinyatakan negatif penyalahgunaan narkotika,” jelas Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya

Nginap Di Hotel Tanpa Bayar dan Mengaku Pejabat Kejaksaan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Nginap Di Hotel Tanpa Bayar dan Mengaku Pejabat Kejaksaan Seorang Pria Ditangkap Polisi

5 Maret 2021

Surabaya – Seorang pria berinisial AS (39) warga Sambikerep, Surabaya ditangkap setelah adanya laporan dari beberapa pihak yang dirugikan karena diduga melakukan tindak pidana penggelapan sejumlah uang dan penipuan.

“Tersangka melakukan tindakan penipuan dengan menjanjikan bisa menjadikan korbannya pegawai di Kementerian Hukum dan HAM, tersangka juga mengaku sebagai jaksa, dan melakukan penggelapan uang sebesar Rp 625.000.000,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian Purwono.

Dibenarkan oleh tersangka AS ketika ditanya langsung pada saat pihak Reskrim Polrestabes Surabaya menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (5/4/2021), bahwa dirinya mengaku sebagai jaksa dengan membuat serta membeli sendiri baju dinas dan atribut yang digunakan. Uang yang didapat digunakan untuk keperluan pribadi. Menurut penuturuan tersangka, ia diberhentikan menjadi pegawai kejaksaan di Kalimantan, kemudian ke Surabaya.

Kronologis kejadian berhasilnya ditangkap tersangka AS, karena kerjasama antara polisi, pihak Kejaksaan Negeri Surabaya dan pihak hotel yang dirugikan oleh tersangka. Menurut keterangan hotel yang dirugikan, tersangka sering menginap dan melakukan pembayaran mundur serta melakukan pengancaman terhadap hotel yang bersangkutan dengan mengaku sebagai pejabat di Kejaksaan Negeri Surabaya.

Tersangka berhasil ditangkap di salah satu hotel di kawasan Surabaya Barat pada 2 Maret 2021. Barang bukti yang turut diamankan, beberapa lembar bukti transfer dari bank BCA, sepasang pakaian resmi kejaksaan beserta atributnya, tongkat komando berlogo kejaksaan, satu buah KTP berstatus pekerjaan PNS, dan Kartu PIJ (Persatuan Jaksa Indonesia) atas nama tersangka. Tersangka diancam hukuman penjara paling lama 4 tahun sesuai dengan pasal 378 dan 372 KUHP

Berhasil Bongkar Prostitusi Online, Seorang Muncikari Diamankan Polisi

Berhasil Bongkar Prostitusi Online, Seorang Muncikari Diamankan Polisi

16 Februari 2021

Surabaya – Prostitusi online di Surabaya berhasil dibongkar oleh Polisi. Seorang muncikari berusia 18 tahun berhasil diringkus Polisi di Apartemen Menara Rungkut, Rungkut Menanggal, Surabaya pada 8 Februari 2021.

Tersangka berinisial NS, korban PHK dari perusahaannya ia bekerja karena terdampak pandemi Covid-19 mencari tambahan penghasilan, dengan membuka grup facebook bernama Pasar Baru Lendir Online Surabaya.

Dari hasil penjualan tersangka, korban Berinisial AAI berumur 14 tahun warga Sidoarjo, mendapt imbalan Rp 350.000. Sedangkan tersangka mendapat keuntungan Rp 150.000. Polisi berhasil meringkus tersangka pada 7 Februari 2021 pukul 19.00 WIB dengan membawa barang bukti berupa sebuah handphone merk Samsung dan uang tunai senilai Rp 650.000

Saat ini tersangka telah diamankan dan dibawa ke Rutan Polrestabes Surabaya. Dan dijerat dengan perkara tindak pidana memperdagangkan anak dan atau melakukan eksploitasi ekonomi/seksual anak sesuai dengan pasal 2 Jo 17 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang PTTPO dan atau pasal 88 Jo 76I UU No. 33 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Gerak Cepat Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Bekuk Pelaku Jambret

Gerak Cepat Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Bekuk Pelaku Jambret

8 Februari 2021

Surabaya – Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku jambret di Jalan Dukuh Kupang, Jum’at (29/1/2021) lalu. Pelaku berhasil ditangkap petugas di Jalan Pakis Gunung, Jum’at (5/2/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Menindak lanjuti terkait berita penjambretan dan laporan polisi oleh seorang wanita yang menjadi korban bernama Sri Wulandari (23). Petugas Unit Jatanras Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. “Kami langsung melakukan penyelidikan, memburu pelaku, dan berhasil menangkapnya,” ujar Kanit Jatanras, Iptu Agung Kurniawan. ( Senin, 8/2/2021)

Iptu Agung Kurniawan juga menjelaskan kronologisnya, bahwa pelaku berinisial JLR (19) sebelum melakukan aksinya, sudah melakukan survey di sekitar kawasan Dukuh Kupang Barat mengendarai sepeda motor. “Pelaku melihat korban sendirian mengendarai sepeda motor sambil memainkan handphonenya. Setelah itu pelaku membuntuti sampai di depan Klinik Dokter Gigi langsung menarik handphone korban,” jelasnya.

Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala, luka gores di beberapa bagian tubuhnya, dan mendapat beberapa jahitan akibat berusaha mengejar pelaku yang kemudian korban ditendan hingga tersungkur di pinggir jalan. Saat ini, korban sedang dalam proses pemulihan.

Kanit Jatanras juga mengimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. “Terutama bagi seorang wanita yang mengendarai sepeda motor sendirian di malam hari untuk tidak memainkan handphonenya. Karena berbahaya bagi keselamatan dan juga mengundang kejahatan,”tegasnya.

Jaga Keamanan, Ratusan Personil Crime Hunter  Reserse Ikuti Apel Gabungan

Jaga Keamanan, Ratusan Personil Crime Hunter Reserse Ikuti Apel Gabungan

31 Januari 2021

Surabaya - Apel gabungan yang digelar oleh Polrestabes Surabaya di beberapa wiayah Surabaya yang diikuti ratusan personil Crime Hunter dan Crime Reserse dari jajaran seluruh Polsek dan Polres yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya bertujuan untuk berbagi informasi dan menjaga keamanan kota surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, Apel gabungan yang sengaja digelar pada malam hari ini bertujuan untuk saling berbagi informasi tentang kemungkinan adanya kejadian atau peristiwa tindak kejahatan yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Apel gabungan ini diikuti sebanyak 150 personel dari jajaran anggota polsek dengan anggota Polrestabes Surabaya,” Katanya. Sabtu (30/01/2021) mala hari.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Apel gabungan yang ikuti sebanyak 150 personil Crime Hunter dan Crime Reserse mulai dari jajaran anggota Polsek dan Polres ini bertujan saling berbagi informasi tentang kejadian atau peristiwa serta ikut  menjaga keamanan kota surabaya, Selain itu juga menyambung silaturahim dengan personil yang lain.

“Inilah seluruh personil yang benar benar mengawal dan menjaga keamanan kota surabaya baik siang dan malam yang ada diwilayah hukum Polrestabes surabaya,” Jelas AKBP Oki Ahadian saat memimpin langsung Apel Gabungan.

Pelaku Curanmor Berhasil Dilumpuhkan Jatanras Polrestabes Surabaya

Pelaku Curanmor Berhasil Dilumpuhkan Jatanras Polrestabes Surabaya

5 Januari 2021

Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku pencurian motor di Kawasan Jembatan Suramadu dan di Desa Jedih, Kabupaten Madura.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial Y (23), J (31), MH (33) merupakan residivis, dan A yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiga tersangka tersebut merupakan warga Bangkalan, Madura.

Keempat tersangka tersebut, diketahui berhasil mencuri, pada Minggu, 29 November 2020 pukul 03.30 WIB, Rabu, 2 Desember 2020 pukul 03.30 WIB, dan Rabu, 16 Desember 2020 pukul 01.00 WIB, dengan menjebol pagar rumah warga dan mencongkel kunci motor.

Barang bukti yang disita berupa dua unit sepeda motor hasil curian, satu unit sepeda motor sebagai sarana, empat buah handphone, dan satu kunci T.

Saat ini tersangka tersebut dalam proses penyidikan lebih lanjut dan diduga dijerat dengan pasal 363 KUHP.

Hendak Tawuran, Pemuda Bawa Pedang di Surabaya Ditangkap Polisi

Hendak Tawuran, Pemuda Bawa Pedang di Surabaya Ditangkap Polisi

4 Januari 2021

Surabaya - Unit Jatanras Polrestabes Surabaya melanjutkan patroli yustisi saat pandemi Covid-19. Pada Sabtu (2/1/2021) dini hari, 3 orang pemuda yang diduga hendak tawuran terpaksa diamankan petugas.

Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya  Iptu Agung Kurnia mengatakan, tiga pemuda ini diamankan saat menunjukan gelagat mencurigakan segerombolan kelompok bersepeda dengan berboncengan konvoi sambil mengibaskan sajam jenis clurit, jl. Darmokali - Dinoyo. Ketiganya kemudian langsung dimintai keterangan dan digeledah di lokasi.

“Dari Penggeledahan ke tiga pelaku kami berhasil mengamankan sebuah senjata tajam jenis celurit, Satu Bilah Pisau Lipat tersangka,” kata Iptu Agung, Sabtu (02/01/2021) malam.

Ketiganya kemudian langsung digelandang ke Polrestabes Surabaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Mereka adalah RS 15, FR 14 dan PH 16.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahardian meminta kepada masyarakat agar mentaati aturan pemerintah selama pandemi Covid-19. Hal itu penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

“Kami bersama jajaran akan terus melakukan patroli di jam rawan kamtibmas guna meminimalisir angka kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” tandasnya.

 

Polisi Bekuk Gangster di Surabaya yang Bacok Warga

Polisi Bekuk Gangster di Surabaya yang Bacok Warga

28 Desember 2020

Surabaya - Enam pelaku pembacokan dibekuk apparat kepolisian di rumah para tersangka, Minggu (27/12/2020). Ke enam pelaku itu masing-masing berinisial NF (16), FT (16), FI (16), DS (16), DG (17) dan GI (18) yang merupakan anggota gangster all best 292.

"Kejadiannya Minggu (27/12/2020) pagi, pukul 12.45 WIB," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Oki Ahadian melalui Kanit Resmob Iptu Arief Rizky di hubungi, Minggu (27/12/2020) malam.

Dia mengatakan, awalnya pukul 3.30 WIB pelaku keliling kota Surabaya mencari sasaran terhadap orang yang dianggap musuh mereka dan setiba di Jl. Manyar Surabaya bertemulah dengan korban yang saat itu sedang menembel ban motor di pinggir jalan, tidak lama kemudian para pelaku GANKSTER ALL BEST 292 memukul dan membacok kedua korban beramai ramai.

"Dari bentrokan ini, ada satu orang mengalami luka - luka," tambah Iptu Arif.

 

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 2 (dua) Buah Handphone, 3 (tiga) bilah Senjata Tajam, 2 (dua) jaket jumper serta 2 (dua) motor jenis vario dan honda beat warna merah sarana pelaku.

Akibat perbuatannya, enam pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang melakukan kekerasan di tempat umum menggunakan senjata tajam. "Mereka diberikan hukuman maksimal sembilan tahun kurungan penjara," ujar Iptu Arif.

Sementara satu pelaku yang masih di bawah umur, lanjutnya, akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. "Sedangkan untuk usia yang masih 16 tahun, kami tetap menggunakan prosedur, akan didampingi oleh Bapas (Badan Pemasyarakatan)," tutupnya.

DPO

Total DPO: 169
sp2hp
Total SP2HP: 11431
promoter
_NOPROD